• SMA NEGERI 6 KOTA KOMBA
  • LONG LIFE EDUCATION_ LANGIT DAN BUMI AKAN BERLALU TAPI PERKATAANKU TIDAK AKAN BERLALU_ BELAJAR SEPANJANG MASA

Disiplin Diri: Kunci Sukses Menuju Pembelajaran Efektif

Apakah Penting dalam hidupmu untuk selalu berdisiplin?? Seorang psikolog James Drever, mengatatakan bahwa disiplin ialah kemampuan mengendalikan perilaku yang berasal dari dalam diri seseorang sesuai dengan hal-hal yang telah diatur dari luar atau norma yang sudah ada. Dengan kata lain, disiplin dari segi psikologis merupakan perilaku seseorang yang muncul dan mampu menyesuaikan diri dengan aturan yang telah ditetapkan.

James Drever mengupas dengan teliti dari sisi psikologis soal kedisiplinan. Artinya kesadaran diri, pengendalian diri, manajemen diri adalah kunci setiap individu untuk selalu berdisiplin dalam hidupnya. Kesadaran diri atau sadar akan diri sendiri ketika berhadapan dengan hal eksternal dalam dirinya. Secara keseluruhan ada harmonisasi antara kemampuan akal budi, kehendak dan perasaan dalam dirinya untuk menyesuaikan dengan hal eksternal dalam dirinya. Hal eksternal dalam dirinya inilah yang kita namakan aturan, norma atau seperangkat orde,aturan yang telah disepakati atau diakui bersama. Ukuran kedisiplinan inilah yang diukur pada tepat atau tidak seseorang menaatinya.

Ada relasi yang sangat erat antara otonomi diri (baca: kedisiplinan diri) dengan keefektifan dalam bekerja. Dunia kerja saat ini mengakui bahwa kunci kesuksesan dalam pekerjaan adalah kedisplinan. Seorang manajer yang disiplin, kumpulan karyawan yang disiplin tentu akan membawa hasil kerja yang memuaskan. 

Bagaimana dengan dunia pendidikan? Disiplin dalam dunia pendidikan adalah kunci dalam meraih kesuksesan dan keberhasilan dalam pembelajaran.  Katakan saja, seorang tenaga pendidik yang disiplin dalam tugas mengajarnya akan memetik efektifitas dalam mengelolah waktu, materi ajar, memberi assessment terhadap peserta didik dan lain lain. Beda hasilnya jika dalam sebuah lembaga pendidikan menemukan salah satu atau sebagian tenaga pendidiknya tidak disiplin. Karena itu, kedisiplinan itu menjadi tuntutan utama dalam proses pembelajaran. Disiplin dalam memulai dan mengakhiri pembelajaran, disiplin dalam memberikan bentuk bentuk penilaian/ assesmen kepada peserta didik dan disiplin pula dalam memeriksa dan mengevaluasi lembaran kerja siswa dan sebagainya.

Disiplin di dunia pendidikan bukan sebuah keterpaksaan melainkan kehendak bebas setiap pribadi untuk menyesuaikan diri dengan aturan yang telah ditetapkan. Disiplin itu tuntutan sepanjang masa. Butuh perjuangan dan usaha dalam membangun disiplin diri. Disiplin bukan untuk menyenangkan pimpinan dalam lembaga pendidikan. Disiplin bukan ajang mencari perhatian pimpinan dan selanjutnya menghilang ketika waktu terus berjalan. Disiplin itu adalah seni menempatkan diri, seni memerintahkan diri untuk selalu taat pada orde atau aturan tertentu. Disiplin yang dibuat buat tidak akan bertahan lama. kalau keadaanya demikian bukan lagi namanya disiplin tapi kemunafikan, sandiwara dan hanyalah keterpaksaan yang menyengsarakan diri sendiri. Untuk tipe tipe manusia seperti ini mungkin sabda Yesus dikenakan pada mereka. “Akan tetapi, siapa yang menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya kepada-Ku ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan digantungkan pada lehernya dan ditenggelamkan ke laut yang paling dalam".

Sabda yang keras ini penting menjadi dasar pijak refleksi kita dalam mengembankan tugas kita menjadi guru di SMA Negeri 6 Kota Komba. Sebab kita berada dan mengajar anak-anak Yesus!!! Lawan Su!!

by. Frumensius Hemat, S.fil.

kisol,6 November 2020

Komentar

Ulasan yang menarik soal kedisiplinan. Ya......kedisplinan merupakan perilaku, yg di drive oleh keadaan jiwa seseorang pa kepsesk, jadi ketika pendidik maupun anak didik banyak yg kurang disiplin maka letaknya di bagian dalamnya (jiwa) yg perlu dibenahi. Dalam struktur kepribadian Id, Ego, Super ego, mereka ini memiliki tugas masing2, ada satu diantara tiga ini yg saya mau sentil yaitu Super Ego. Super ego ini tempat dimana kita mempertimbangkan atau menyesuaikan diri dengan norma atau aturan yg dibuat atas kesepakatan bersama, dan karna Super ego itu merupakan salah satu struktur kepribadian yg jika terganggu fungsinya maka akan mempengaruhi keseimbangan perilaku. Atau bisa juga ketika fenomena anak didik kurang disiplin maka kita bisa periksa dulu pendidiknya apakah pendidiknya sdah disiplin atau belum, saya tida bilang bahwa ketika anak didik kurang disiplin maka pendidiknya yg disalahkan, sya hanya mau bilang hati-hati betul menjadi pendidik krna tindak tanduk kita akan di copas sama anak didik.

Terima kasih Ibu Albina...ulasan yang sangat menarik. Sisi kejiwaan, spirit dan lain lain sangat dibutuhkan dalam pekerjaan apa pun...

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Nilai jual apa yang mau kita tawarkan?

Dunia pasar dan segala dinamikanya sangat menarik untuk diselami.  Banyak hal yang dapat kita peroleh dari sana. Ada prinsip dan ketentuan khusus yang bisa diambil dan dinikmati da

12/05/2021 11:08 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 134 kali
Vaksin bikin berani

Hari hari penuh luka tak terperih Di sana sini menyimpan pedih Semua anak bangsa bertatih tatih Ini semua membuat letih   Kita tak boleh kalah lagi Niat dan satukan hati Buatkan se

11/05/2021 12:13 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 84 kali
Guru dan Pegawai SMAN 6 Kota Komba Disuntik Vaksin Covid 19

Pandemi Covid 19 belum usai. Komunitas SMAN 6 Kota Komba pada akhirnya mendapat kesempatan untuk mendapat vaksinasi covid 19 dengan jenis AstraZeneca. Hari ini, Selasa,11 Mei sebanyak 2

11/05/2021 10:32 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 40 kali
Menuju Merdeka Belajar: Mulai Dari Guru.

Merdeka Belajar? Mari Tingkatkan Prestasi Peserta Didik. Masih terasa gaungnya tema HARDIKNAS tahun 2021 “Serentak Bergerak, wujudkan Merdeka Belajar”. Tema ini mengajak sek

08/05/2021 19:37 - Oleh Melki Flavianus Sino - Dilihat 40 kali
Puisi: Surat cinta untuk Corona

Apa kabar wahai wabah? Beritahu kami cara engkau pergi Tahukah engkau kalau kami sudah jenuh? Kami rindu pada suasana sekolah kami Kami rindu gurauan dan lelucon peserta didik kami Bela

08/05/2021 00:00 - Oleh Maria Fatima Baru - Dilihat 18 kali
Menjadi Pemimpin: Saya dipilih atau dipanggil?

Pertanyaan singkat ini syarat akan makna bagi siapa saja yang sedang mengembankan suatu jabatan. Semua orang akan berlomba-lomba ingin menduduki suatu jabatan dalam suatu lembaga dan ha

07/05/2021 23:32 - Oleh Maria Fatima Baru - Dilihat 29 kali
Terus Berkelana

Dua tahu bukan waktu yang percuma bukan soal cepat dan lama ini bukan momen anjangsana tapi derap langkah merajut makna   Semuanya mulai dari kepala walaupun kecil dan beberapa saj

07/05/2021 16:41 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 52 kali
Program OSIS : Ide Guru atau Ide Murid?

Judul artikel sederhana ini cukup menggugat sudut pandang kepala sekolah, wakasek Kesiswaan dan guru guru yang terlibat aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS di sekolah. G

07/05/2021 09:19 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 45 kali
Gelar Rapat Akbar!!! OSIS SMAN 6 Kota Komba Hadirkan Kepala Sekolah dan Para Guru

Pasca pelantikan pengurus OSIS periode 2021-2022, Maria, sang nahkoda OSIS menggelar rapat akbar yang melibatkan seluruh civitas akademika SMA Negeri 6 Kota Komba. Tampak hadir di ruang

06/05/2021 21:04 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 50 kali
Pelantikan Pengurus OSIS SMAN 6 Kota Komba, Teruslah Bergerak

Hari ini SMAN 6 Kota Komba menyelenggarakan upacara pelantikan pengurus OSIS periode 2021-2021. Sesungguhnya pergantian kepengurusan OSIS ini sebenarnya terjadi pada awal tahun ajaran,

05/05/2021 11:45 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 58 kali