• SMAN 6 KOTA KOMBA
  • LONG LIFE EDUCATION_ LANGIT DAN BUMI AKAN BERLALU TAPI PERKATAANKU TIDAK AKAN BERLALU_ BELAJAR SEPANJANG MASA
  • info@sman6kotakomba.sch.id dan smanegeri6_kisol@yahoo.com
  • 085338311508
  • RSS
  • Pencarian

"Jangan lupa budaya Nak!!!" Tegas Guru Seni dan Budaya, Armindo

Sesungguhnya napas akademis SMAN 6 Kota Komba tidak pernah berhenti. Dalam keadaan pandemi covid 19 pun nuansa dan suasana akademis harus terus berhembus, Sekolah harus menegaskan nadi ilmiahnya baik pendidik maupun peserta didik. Masih dalam alur napas yang sama, kecintaan komunitas SMAN 6 Kota Komba terhadap kearifan lokal, budaya asli berupa tradisi lisan dan non lisan harus tetap terjaga dan terawat dengan baik. Sekolah ini dalam banyak hal telah menunjukkan itu dalam setiap momen kehidupan, entah itu dalam acara kenegaraan, maupun event yang dibuat untuk meningkatkan semangat kecintaan terhadap budaya masyarakat. Apalagi SMAN 6 Kota Komba yang berada di lingkungan Tanah Orang Rongga, mesti menjadi ujung tombak mengabarkan sekaligus menyebarkan produk budaya ini. Karena itu dalam beberapa kesempatan, sekolah telah menampilkan beberapa tradisi lisan orang rongga seperti tarian Vera, dandi,Mbata,dan Sanda.  Sekolah berkomitmen untuk mulai mengajarkan beberapa kekayaan budaya ini dengan menghadirkan tetua adat yang menjadi pakar budaya terutama, kemampuan dalam menari vera,dandi, mbata dan sanda.

Karena itu salah satu hal yang mau dikembangkan dalam kegiatan ekstrakurikuler saat ini dan ke depannya adalah pelatihan dan penggemblengan peserta didik terhadap tarian atau produk budaya Rongga ini. Ini pekerjaan berat. Butuh komitmen dan kesetiaan untuk menjaga asa dan napas untuk mewujudkan itu semua. Saat ini kecenderungan anak muda atau peserta didik tersedot dengan tawaran teknologi seperti youtube atau pun kemajuan dunia komunikasi yang menawarkan konten yang agak berbeda dan menarik bagi anak-anak. Akibatnya jelas, anak sekolah agak berat menoleh dan jatuh cinta dengan produk budaya sendiri. Peserta didik saat ini menjadi malas jika harus mempelajari budayanya sendiri. Ini yang menjadi tantangan yang mesti dicarikan solusinya.

Bellarmin Gisi, guru muda blasteran Ende dan Bajawa coba membongkar kebiasaan peserta didiknya. Anak didiknya sedikit ditarik untuk menghentikan aktivitas tik tok, facebook, games dan youtube. Menjelang PAS ( Penilaian Akhir Semester) semua peserta didik dari kelas X sampai kelas XII diwajibkan membawakan beberapa produk budaya Manggarai, lebih khusus produk budaya Rongga untuk dinilai dan selanjutnya menjadi dasar nilai PAS untuk mata pelajaran Seni dan Budaya. Guru yang memiliki hobi traveling, menyanyi dan minum kopi ini memiliki terobosan yang menggugat kesadaran untuk kembali menghormati dan mencintai budaya sendiri. Luar biasa! Di saat anak anak ditawari oleh keasyikan youtube atau titok, Armindo sedikit menahan mereka untuk tetap belajar dan mencintai produk nenek moyangnya.

 

Tarik Sis....Armindo eh salah Semongkooooo

 

by Frumensius Hemat

Komentar

Luar biasa pak???????? Tetap semangat untuk guru2 Smansix dan sukses selalu. Semoga smansix semakin jaya????????

Mantap bapa kep,,semoga guru muda smansix lebih kreatif lagi,dgn menonjolkan budaya lokal,agar tetap eksis di era modern sekarang,,jaya selau smansix????????????

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Jangan Biarkan Kelas Itu Kosong Tanpa Guru....Jika tidak maka??

Hakikat belajar mengajar tatap muka adalah interaksi intens antara guru dengan peserta didik.  Guru tampil sebagai sutradara handal yang  mengatur,membuat skenario yang menyen

02/03/2021 09:37 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 81 kali
Menjadi Guru Yang Merdeka Mengajar

Pagi ini ada percakapan singkat dengan rekan guru seputaran menjadi guru yang merdeka mengajar dan belajar. Guru yang hebat adalah guru yang merdeka dalam mengajar, merdeka dalam member

02/02/2021 09:28 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 125 kali
Jangan Pernah Lelah Menjadi Guru

Pandemi C19 saat ini mengubah banyak hal.  Pelan dan pasti beberapa tatanan dan nilai yang tertanam kuat pelan pelan bergeser.  Pola prilaku yang sudah tertata baik mesti dire

31/01/2021 11:29 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 36 kali
Belajar Dari Rumah ( BDR): Ujian Sesungguhnya Profesionalisme Guru

Pandemi Covid 19 belum berakhir, justru gelombang kedua wabah ini semakin tajam dan menyasar setiap warga tanpa kecuali. Gerakan 3 M kemudian ditambah menjadi 5 M. Mencuci tangan, menja

20/01/2021 08:24 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 277 kali
Pelan-Pelan Kita Berubah, Menuju Cakrawala Baru

Apa itu perubahan? Pertanyaan besar yang menggedor pengalaman eksistensial manusia. Segala sesuatu berubah. Perubahan adalah kepastian yang hakiki. Tak ada komproni, adalah tahapan past

12/01/2021 10:41 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 78 kali
Mari Kita Tunjukan Profesionalisme Guru...

Arahan awal tahun tahun 2021 dan awal semester Genap tahun ajaran 2020/2021, pimpinan SMAN 6 Kota Komba kembali menggedor semangat dan asa tenaga pendidik dan kependidikan. Ini bukan so

09/01/2021 10:04 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 74 kali
Masa PAS ( Penilaian Akhir Semester)

Hari ujian telah tiba saatnya kita bekerja bukan soal angka tapi soal makna   Ini bukan sandiwara apalagi ada sutradaranya Ini soal asa juga soal berkah   jadilah momen berlag

10/12/2020 07:24 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 87 kali
Jangan Anggap Remeh Tugas Wali Kelas!!!

Wali Kelas adalah Guru yang membantu Kepala Sekolah untuk membimbing siswa dalam mewujudkan disiplin kelas, sebagai manajer dan motivator untuk membangkitkan gairah /minat sis

01/12/2020 07:59 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 157 kali
Harinya Guru.......Selamat Hari Guru Nasional 2020

Harinya Guru. Negara tidak salah dan tidak berlebihan menyiapkan hari khusus untuk guru. Guru ditenpatkan pada situasi yang special setiap kali kita semua bergerak di tanggal 25 Novembe

26/11/2020 07:51 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 88 kali
Apa yang dibutuhkan (dalam pembelajaran) peserta didik saat ini?

Pertanyaan di atas sebenarnya mau mengurai dan menelisik lebih jauh kebutuhan peserta didik kita dalam pembelajaran. Peserta didik maunya apa? Peserta didik butuh apa agar akses pembela

18/11/2020 08:35 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 41 kali