• SMA NEGERI 6 KOTA KOMBA
  • LONG LIFE EDUCATION_ LANGIT DAN BUMI AKAN BERLALU TAPI PERKATAANKU TIDAK AKAN BERLALU_ BELAJAR SEPANJANG MASA

Program OSIS : Ide Guru atau Ide Murid?

Judul artikel sederhana ini cukup menggugat sudut pandang kepala sekolah, wakasek Kesiswaan dan guru guru yang terlibat aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS di sekolah. Gugatan sederhana saja yakni semua program osis ini berasal dari ide dasar Kepala Sekolah dan guru guru atau murni dari pikiran murid? Menarik untuk diselidiki dan dilihat kembali kedudukan, fungsi dan manfaat keberadaan OSIS di sekolah. 

Jika merujuk pada kenyataan dan keberadaan OSIS di sekolah, ada dua fenomena yang terjadi. Pertama, OSIS berada pada fase hidup enggan mati tak mau. Hal ini digambarkan dalam kenyataan sebagai berikut: tidak ada program kerja OSIS,  program dan kegiatan tidak berjalan, tidak ada dukungan dan pendampingan dari guru, OSIS hanya sebagai pajangan saja, tidak inisiatif dan kreativitas dalam kegiatan OSIS dan lain sebagainya. Kedua,  OSIS yang benar benar memiliki sistem managerial yang baik,  pola kepemimpinan yang merangkul dan melibatkan semua komponen pendidikan di sekolah, memiliki program dan kegiatan yang terintegral dalam program sekolah secara umum,  OSIS yang mendapat dukungan dana dan moral dari kepala sekolah dan para guru. 

Dalam konteks pemberdayaan dan pengembangan kapasitas pengurus OSIS,  kita perlu mengurai secara detail tentang siapa yang menyusun dan membuat program dan kegiatan OSIS di sekolah. Apakah disusun dan dikembangkan oleh para guru dan kepala sekolah  atau kita menyerahkan sepenuhnya proses ini ke dalam pengurus OSIS itu sendiri.

Pada titik ini saya lebih cenderung menyerahkan kepada pengurus OSIS untuk menyusun dan menggali serta menemukan sendiri tentang apa yang harus dilakukan. Apa alasannya? Pertama, peserta didik atau murid mengetahui dengan pasti apa keinginan dan kebutuhannya di sekolah. Kedua,  murid akan bersungguh sungguh  dalam mengeksekusi keseluruhan program dan kegiatan  karena berasal dari isi kepala mereka sendiri. Ketiga,  kepala sekolah dan para guru pada akhirnya tinggal menyeleksi (penyaring ide)  semua program dan kegiatan berdasarkan skala prioritas dan  disesuaikan keseluruhan program.  Keempat, ada penghargaan dan penghormatan terhadap pengurus. Kelima, semua komponen akan terlibat aktif dalam menjalankan keseluruhan program dan kegiatan OSIS tersebut. 

Pertanyaan akhir. Kita berada pada posisi yang mana dalam mengurus OSIS? Pemberi Ide  atau penyaring ide peserta didik kita. 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bapak dan ibu guru mari terus belajar

Long life education, belajar sepanjang hayat adalah kebijakan tertinggi dalam hidup ini. Kemampuan, wawasan dan kompetensi kita tidak akan sekali jadi dan selesai. Justru kemampuan dan

19/07/2021 13:11 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 66 kali
Siapkan Prokes Ketat Sebelum Belajar Mengajar

Pandemi covid 19 belum selesai. Seruan 5 M belum berakhir. Di satu sisi tahun ajaran baru sudah menanti. Bagaimana mempersiapkan itu semua? Sadar atau tidak pandemi covid 19 mematikan k

16/07/2021 19:10 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 77 kali
Menggugat Peran UKS di Lingkungan Sekolah

Sejak 21 sampai 24 Juni 2021 mengikuti bimtek pengelolaan UKS di Bogor ada banyak ilmu dan pengetahuan baru yang menggugat kesadaran akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Hal ese

23/06/2021 22:55 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 139 kali
REFLEKSI: Menelisik Aspek Keselamatan dan Kenyamanan Dalam Tugas Para Guru Di Sekolah

Pendidikan adalah sesuatu yang urgensi dalam kehidupan karena orang yang mengalaminya terbentuk menjadi seorang insan manusia seutuhnya. Setiap orang membutuhkannya sebagai wadah untuk

11/06/2021 10:43 - Oleh Maksimilianus Galawanto - Dilihat 166 kali
Bangkitlah Semangatmu: Wujudkan Indonesia Jaya

Pada tanggal 20 Mei tahun 2021 Bangsa Indonesia kembali merayakan Hari Kebangkitan Nasional ke-113 dengan tema “Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh”. Awal tercetusnya Hari Keb

20/05/2021 15:01 - Oleh Melki Flavianus Sino - Dilihat 78 kali
Nilai jual apa yang mau kita tawarkan?

Dunia pasar dan segala dinamikanya sangat menarik untuk diselami.  Banyak hal yang dapat kita peroleh dari sana. Ada prinsip dan ketentuan khusus yang bisa diambil dan dinikmati da

12/05/2021 11:08 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 237 kali
Menuju Merdeka Belajar: Mulai Dari Guru.

Merdeka Belajar? Mari Tingkatkan Prestasi Peserta Didik. Masih terasa gaungnya tema HARDIKNAS tahun 2021 “Serentak Bergerak, wujudkan Merdeka Belajar”. Tema ini mengajak sek

08/05/2021 19:37 - Oleh Melki Flavianus Sino - Dilihat 131 kali
Model pembelajaran di RPP 1 Lembar: Mari Kita Bertolak Lebih Dalam

Tulisan kecil ini sebenarnya masih ada hubungannya dengan tulisan sebelumnya tentang gugatan terhadap model pembelajaran di kelas. Izinkan saya menyegarkan kembali maksud sebenarnya ten

19/04/2021 13:14 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 282 kali
Menggugat Kembali Model Pembelajaran Di Kelas

Semalam postingan kepala sekolah SMAK Pancasila di grup MMKS SMA berupa video pembelajaran calistung tingkat SD memantik para kepala sekolah untuk berdiskusi. Ramai, menarik sekaligus m

19/04/2021 11:51 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 191 kali
Menjadi Guru Yang Merdeka Mengajar

Pagi ini ada percakapan singkat dengan rekan guru seputaran menjadi guru yang merdeka mengajar dan belajar. Guru yang hebat adalah guru yang merdeka dalam mengajar, merdeka dalam member

02/02/2021 09:28 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 246 kali