• SMA NEGERI 6 KOTA KOMBA
  • LONG LIFE EDUCATION_ LANGIT DAN BUMI AKAN BERLALU TAPI PERKATAANKU TIDAK AKAN BERLALU_ BELAJAR SEPANJANG MASA

Menuju Merdeka Belajar: Mulai Dari Guru.

Merdeka Belajar? Mari Tingkatkan Prestasi Peserta Didik.

Masih terasa gaungnya tema HARDIKNAS tahun 2021 “Serentak Bergerak, wujudkan Merdeka Belajar”. Tema ini mengajak sekaligus memerintahkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan peserta didik untuk berbenah dan mengembangkan kompetensi dirinya masing masing.

Merdeka belajar merupakan kebijakan baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tehknologi yang dicanangkan oleh Meneteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekhnologi Nadiem Anwar Makarim. Merdeka belajar bermakna sebagai kemerdekaan dalam belajar, yaitu memberikan kesempatan belajar yang seluas-luasnya dan dijamin keamanannya kepada peserta didik untuk belajar dengan tenang, santai dan gembira tanpa ada tekanan dengan tetap memperhatikan bakat serta kemampuan yang mereka punyai. Konsep merdeka belajar menurut Nadiem terdorong karena keinginannya menciptakan suasana belajar yang bahagia tanpa dibebani dengan pencapaian skor atau nilai tertentu.

Menurut Nadiem dalam wikipedia.org hal utama sebelum terciptanya merdeka belajar adalah kemerdekaan berpikir yang harus didahului oleh para guru, sebelum mereka mengajarkannya pada siswa-siswi. Dalam hal ini guru dituntut untuk mampu menerjemahkan kompetensi dasar dan kurikulum yang berlaku agar proses pembelajaran bisa tercapai dan dilaksanakan secara efektif. Penyederhanaan kurikulum sampai pada penyederhanaan RPP merupakan bentuk kemerdekaan berpikir yang harus dialami dan dilaksanakan oleh guru guna mendukung terciptanya merdeka belajar.

Kemerdekaan berpikir yang dialami oleh guru adalah ia diberi ruang dan waktu sebebas-bebasnya untuk mendesain dan menciptakan model pembelajaran baru atau memunculkan kreasi baru untuk menyajikan materi pelajarannya sehingga dapat dipahami oleh peserta didik dan lebih lanjut mereka merasa senang ketika mempelajari materi tersebut. Selanjutnya Mulyana A.Z dalam bukunya “Rahasia menjadi guru hebat” menegaskan bahwa pilihan profesi sebagai guru harus dilandasi rasa ikhlas. Dengan keikhlasan tersebut, guru dapat menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab. Seorang pendidik akan selalu berprasangka baik kepada siapa saja, baik peserta didik, orang tua, rekan guru dan kepala sekolah. Prasangka baik guru kepada peserta didik akan menghadirkan suasana kondusif pada saat kegiatan belajar mengajar di kelas. Berprasangka baik kepada peserta didik merupakan bentuk kemerdekaan belajar yang dialami siswa dan diberikan secara merata untuk semua peserta didik sehingga peserta didik dapat berhasil dalam belajarnya. Siswa akan merasa bangga dan percaya diri apabila guru mengapresiasi hasil kerja mereka.

Peserta didik dapat menorehkan prestasi yang membanggakan jika guru mampu memberikan motivasi pada setiap perjuangannya. Motivasi sangat mempengaruhi pikiran alam bawah sadar manusia. Guru adalah motivator sejati bagi peserta didiknya karena dengan mengajar yang adalah tugas dan kewajiban utama seorang guru siswa diberi kekuatan untuk mampu menggapai apa yang dicita-citakannya. Sebagai motivator sejati guru tidak hanya mengandalkan fasilitas sekolah yang lengkap tetapi yang dibutuhkan adalah dorongan untuk selalu bekerja sebaik-baiknya dan memiliki keinginan untuk terus maju dan menjadi pemenang. Ketika profesi guru sudah dijalankan dengan sebaik-baiknya maka roda pembelajaran akan berjalan dengan baik pula.

Faktor yang tidak kalah pentingnya lagi untuk meningkatkan prestasi siswa adalah kedisiplinan dan komitmen. Kedisiplinan dan komitmen sangat menentukan tingkat keberhasilan sesorang. Semakin disiplin seorang guru, tingkat keberhasilan peserta didiknya semakin besar dan membanggakan. Seorang guru juga dituntut untuk komitmen dengan apa yang telah dirancang dan disepakati serta konsisten untuk menjalankannya. Seorang guru yang telah mampu memegang prinsip tersebut dipastikan dapat menjalankan roda pembelajaran dengan baik, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengontrolan, dan proses evaluasi pembelajaran.

 Mari kita serentak bergerak!!! 

 

“Walaupun guru bukanlah superhero dan superstar, tetapi guru tetaplah merupakan seorang pribadi yang mempunyai banyak kelebihan”

 

Tulisan Lainnya
Bapak dan ibu guru mari terus belajar

Long life education, belajar sepanjang hayat adalah kebijakan tertinggi dalam hidup ini. Kemampuan, wawasan dan kompetensi kita tidak akan sekali jadi dan selesai. Justru kemampuan dan

19/07/2021 13:11 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 66 kali
Siapkan Prokes Ketat Sebelum Belajar Mengajar

Pandemi covid 19 belum selesai. Seruan 5 M belum berakhir. Di satu sisi tahun ajaran baru sudah menanti. Bagaimana mempersiapkan itu semua? Sadar atau tidak pandemi covid 19 mematikan k

16/07/2021 19:10 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 76 kali
Menggugat Peran UKS di Lingkungan Sekolah

Sejak 21 sampai 24 Juni 2021 mengikuti bimtek pengelolaan UKS di Bogor ada banyak ilmu dan pengetahuan baru yang menggugat kesadaran akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Hal ese

23/06/2021 22:55 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 139 kali
REFLEKSI: Menelisik Aspek Keselamatan dan Kenyamanan Dalam Tugas Para Guru Di Sekolah

Pendidikan adalah sesuatu yang urgensi dalam kehidupan karena orang yang mengalaminya terbentuk menjadi seorang insan manusia seutuhnya. Setiap orang membutuhkannya sebagai wadah untuk

11/06/2021 10:43 - Oleh Maksimilianus Galawanto - Dilihat 166 kali
Bangkitlah Semangatmu: Wujudkan Indonesia Jaya

Pada tanggal 20 Mei tahun 2021 Bangsa Indonesia kembali merayakan Hari Kebangkitan Nasional ke-113 dengan tema “Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh”. Awal tercetusnya Hari Keb

20/05/2021 15:01 - Oleh Melki Flavianus Sino - Dilihat 77 kali
Nilai jual apa yang mau kita tawarkan?

Dunia pasar dan segala dinamikanya sangat menarik untuk diselami.  Banyak hal yang dapat kita peroleh dari sana. Ada prinsip dan ketentuan khusus yang bisa diambil dan dinikmati da

12/05/2021 11:08 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 237 kali
Program OSIS : Ide Guru atau Ide Murid?

Judul artikel sederhana ini cukup menggugat sudut pandang kepala sekolah, wakasek Kesiswaan dan guru guru yang terlibat aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS di sekolah. G

07/05/2021 09:19 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 149 kali
Model pembelajaran di RPP 1 Lembar: Mari Kita Bertolak Lebih Dalam

Tulisan kecil ini sebenarnya masih ada hubungannya dengan tulisan sebelumnya tentang gugatan terhadap model pembelajaran di kelas. Izinkan saya menyegarkan kembali maksud sebenarnya ten

19/04/2021 13:14 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 282 kali
Menggugat Kembali Model Pembelajaran Di Kelas

Semalam postingan kepala sekolah SMAK Pancasila di grup MMKS SMA berupa video pembelajaran calistung tingkat SD memantik para kepala sekolah untuk berdiskusi. Ramai, menarik sekaligus m

19/04/2021 11:51 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 191 kali
Menjadi Guru Yang Merdeka Mengajar

Pagi ini ada percakapan singkat dengan rekan guru seputaran menjadi guru yang merdeka mengajar dan belajar. Guru yang hebat adalah guru yang merdeka dalam mengajar, merdeka dalam member

02/02/2021 09:28 - Oleh Frumensius Hemat - Dilihat 246 kali