Terus Berkelana
- Jum'at, 07 Mei 2021
- Frumensius Hemat
- 0 komentar
Dua tahu bukan waktu yang percuma
bukan soal cepat dan lama
ini bukan momen anjangsana
tapi derap langkah merajut makna
Semuanya mulai dari kepala
walaupun kecil dan beberapa saja
kisah yang menuju cita
dalam langkah sang kelana
kita dalam ruang dan waktu yang sama
berkutat dengan rintangan penuh derita
napas dan jantung harus terus berirama
bukan hanya dengan kata juga tingkah
teruslah mengarungi samudra
siapkan pelana dan kuda
akan ada rasa tak terkira
di jalan pasti ada fatamorgana
hidup jangan sia-sia
dimana kita berada
lakukanlah dengan penuh cinta
dirimu dan sesama akan bahagia
(Puisi ini dibuat untuk rayakan 2 tahun pelantikan kepsek)