Tegar Tengkuk
- Selasa, 04 Februari 2025
- Frumensius Hemat
- 0 komentar
kubertanya kepada kabut yang menguap pergi
saat kemarin dan hari ini datang berganti
entalah semuanya seperti indahnya pelangi
namun di ujung akan terbuka secara pasti
kubertanya pada teriknya sang mentari
membakar kulit dan peluh membasahi lantai
tak ada lagi gelak tawa dan hidup santai
senyap menepi dan tak ada yang menari
kubertanya pada pohon tegak berdiri
tegar tengkuk,tak bergeming sendiri
akhirnya melarat dan tak mampu berlari
dunia gelap gulita tak ada lagi sari
Artikel Terkait
Mading Serhu Meku SMAN 6 Kota Komba: Koneksi OSOP Dengan One Student One Product Literacy
Sabtu, 07 Februari 2026
Pemilihan Pengurus OSIS SMA Negeri 6 Kota Komba Tahun 2025: Semangat Demokrasi yang Mewarnai Masa Depan
Sabtu, 25 Januari 2025